√ 10 Makanan Unik di Dunia, Yakin Mau Coba?

Kulinerasik.com - Apa yang terlintas di pikiran kamu saaat menyantap makanan yang unik atau belum pernah mencoba sebelumnya? Pasti akan merasa was-was atau bahkan gak berani mencoba. Begitu pula saat kita berkunjung di suatu negara atau daerah, tentunya memiliki makanan spesial yang ditawarkan kepada wisatawan. Tak jarang makanan yang ditawarkan sangat asing bagi mata dan perut kita.

Berikut ini kulinerasik.com merangkum 10 makanan unik di dunia:

1. 1000 Tahun Telur di Tiongkok

Setelah disimpan dalam campuran malam, abu, dan kapur mentah selama beberapa bulan. Sehingga, telur yang ada di dalamnya mulai berubah warna juga. Kuning telurnya berubah menjadi hijau gelap atau hitam, dan putih telurnya menjadi cokelat gelap dan seperti jelly.

2. Casu Marzu di Italia

Makanan keju 'basi' ini termasuk makanan tradisional yang terbuat dari balok keju domba berisi larva serangga yang masih hidup. Ternyata serangga tersebut bertujuan untuk memberikan rasa dalam kejunya. Yakin berani makan serangga yang menggeliat dan bergerak di atas keju ini?

3. Masala dosa di India

Makanan ini memiliki cita rasa yang sangat lezat sehingga terkenal di dunia. Masala dosa dulu hanya populer di negara bagian selatan India, namun sekarang sudah ada dimana-mana. Makanan yang terbuat dari nasi, garam, minyak sayur, gram hitam serak, cabe hijau, daun kari, biji mustard, biji fenugreek, kentang, bawang merah, dan kunyit ini sangat digemari masyarakat India lho!.

4. Doner Kebab di Turki

Di Indonesia hampir semua kebab terkenal dari negara Turki, mulai dari kebab Turki hingga kebab Istanbul. Semuanya menggunakan embel-embel nama Turki. Namun di Turki sendiri ada kebab donat bergaya ala Jerman, yang cukup populer dan terkadang hanya disebut "kebab," pertama kali dikenalkan oleh imigran Turki di Berlin pada 1970-an.

Hingga akhirnya menjadi salah satu makanan jalanan paling populer di Jerman dan sebagian besar Negara Eropa. Doner kebab dibuat dari bahan daging domba, daging sapi, atau ayam, yang dipanggang perlahan pada putaran vertikal yang berputar.

5. Currywurst di Jerman

Makanan ini ditemukan pada tahun 1949 di Berlin oleh Herta Heuwer, saat dia mencoba untuk mencampur kecap dan bubuk kari yang dia dapatkan dari tentara Inggris di Jerman. Kemudian dia menuangkan campuran bumbu sosis babi bakar dan mulai menjualnya di jalan, hingga menjadikan jajanan populer saat itu. Camilan murah tapi kenyal ini menjadi sangat populer di kalangan pekerja bangunan. Saat ini jajanan currywurst bisa ditemukan di hampir setiap sudut kota jerman.

6. Pad thai di Thailand

Makanan ini pernah masuk dalam 50 makanan paling lezat di dunia versi CNN pada tahun 2011. Pad Thai terbuat dari nasi goreng yang dicampur dengan tahu, telur, saus ikan, udang kering, bawang putih, gula aren, dan cabai yang disajikan dengan irisan jeruk nipis dan kacang panggang cincang.

Pad thai mulai dikenal saat Perang Dunia II, saat Thailand mengalami kekurangan beras karena perang dan banjir. Atas inisiatif Perdana Menteri Thailand, untuk mengurangi konsumsi beras, rakyat Thailand diajak untuk makan mie. Sekarang Pad Thai adalah makanan jalanan utama di Negeri Gajah Putih ini.

7. Sashimi di Jepang

Untuk menikmati kelezatan sashimi yang terbaik hanya ada di Jepang. Di Negeri Sakura ini, koki memotong ikan tepat di depan pelanggan dan menyajikannya langsung. Sashimi adalah ikan mentah yang diiris tipis-tipis. Bahan sasimi yang paling populer adalah salmon, tuna, cumi-cumi dan udang.

8. Balut di Filipina

Makanan ini adalah sebuah embrio bebek yang direbus secara hidup-hidup dalam cangkangnya. Kelihatannya memang menjijikkan, meski ini merupakan hidangan yang khas Filipina, penampilannya pun sangat tidak menggugah selera untuk disantap.

9. Surstömming di Swedia

Surstömming adalah makanan yang terbuat dari ikan haring dan di dapat dari Laut Baltik, kemudian difermentasi dengan garam supaya tidak basi. Cara penyajiannya ditempatkan dalam kaleng, karena ketika dibuka akan mengeluarkan aroma yang tajam. Yakin berani coba makanan yang satu ini?

10. Mata Tuna di Jepang

Makanan yang terkesan menjijikkan ini, ternyata memiliki rasa yang hampir sama seperti gurita atau cumi-cumi. Bukan hanya daging tuna yang bisa diambil untuk diolah menjadi makanan, tapi matanya juga bisa dikonsumsi. Masyarakat Jepang memang dikenal suka dengan makanan dari ikan laut.

Pantesan banyak ilmuwan pintar di negeri Sakura ya!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel