Makanan Khas Bojonegoro yang Nampol Ini Cocok Kamu Jadikan Oleh-oleh


Kulinerasik.com - Kabupaten di Jawa Timur, ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Tuban, Lamongan, Nganjuk, Madiun, dan Ngawi. Kota Bojonegoro saat ini juga dikenal sebagai sumber deposit minyak bumi terbesar di Indonesia yang dikenal sebagai blok Cepu. Selain mempunyai kekayaan sumber minyak, Kota Angling Dharma ini juga dikenal cukup unik dan masih teguh menjaga warisan nenek moyang. Salah satunya yang masih ada adalah masyarakat Samin, yaitu suatu komunitas masyarakat yang masih teguh menjunjung tinggi ajaran dari nenek moyang Samin Surosentiko berupa keserhanaan, keterbukaan, keikhlasan, dan menjaga keseimbangan alam. Letak suku Samin tidak jauh dari Kota Bojonegoro, tepatnya di Dukuh Jepang, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo sekitar 60 kilometer sebelah barat daya Kota Bojonegoro.

Karena adat budaya dan tradisinya yang masih dijunjung tinggi, tak heran Bojonegoro memiliki jajanan atau makanan khas yang mulai hilang ditengah jajanan modern saat ini. Sebelum jajanan khas Bojonegoro hilang atau punah, alangkah baiknya jika kita generasi muda saat ini untuk ikut melestarikan. Seperti program–program dari pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang selalu getol dengan mengadakan festival jajanan tradisonal maupun kegiatan Pasar Tradisonal yang ada di Desa Mojodeso dengan Pasar Ngad, Desa Ledok kulon dengan Pasar Sor Grengnya.

Nah apa saja makananan khas Bojonegoro yang enak dan murah? Berikut rangkumannya:

Ledre
Ledre Jajanan Khas Bojonegoro
Ledre adalah makanan khas Bojonegoro Jawa Timur yang sangat populer dan terkenal. Makanan ini selalu dijadikan oleh-oleh setiap kali berkunjung ke Bojonegoro. Rasanya yang enak dan juga cita rasanya yang gurih dan mani membuat ledre selalu diburu untuk oleh-oleh. Ledre sendiri terbuat dari bahan yang sangat sederhana, yaitu campuran tepung terigu, tepung beras dan juga gula. Ledre terbuat dari bahan utama pisang, khususnya pisang raja yang juga menjadi sumber aroma khas dari makanan bernama ledre ini.
Cara membuatnya pun cukup unik, yakni diolah kemudian digapit atau digolong atau dalam bahasa Bojonegoro istilahnya adalah diluntung layaknya keripik emping dengan aroma pisang yang khas.

Wedang Tape

Wedang tape merupakan minuman favorit dan populer di masyarakat lokal Bojonegoro dan juga minuman yang banyak diburu oleh para wisatawan. Dibuat dari bahan dasar tape ketan hitam yang dicampur dengan santan panas serta bahan lainnya. Minuman ini cocok untuk diminum ketika malam hari saat hujan turun atau cuaca sedang dingin menusuk tulang. Salah satu Warung Legendaris yang menjual wedang tape sejak tahun 1950-an terletak di Bojonegoro di Jalan KH Mansyur yang buka mulai pukul 18.00-23.00WIB.

Keripik Tempe
Keripik Tempek Khas Bojonegoro Krispy
Keripik tempe khas Bojonegoro juga sering dijadikan oleh-oleh jika berkunjung ke Bojonegoro. Rasa keripik tempe Bojonegoro gurih dan teksturnya sangat renyah. Keripik tempe khas Bojonegoro ini tidak hanya digoreng sampai kering, namun juga ditambah dengan tepung sebagai lapisan, membuat teksturnya lebih garing krispi dibanding keripik tempe dari daerah lainnya. Makanan renyah ini harganya cukup terjangkau dan bisa bertahan cukup lama bila disimpan dengan baik dan benar.

Gethuk Lindri
Gethuk Lindri Khas Bojonegoro
Hampir di semua daerah di Jawa Timur memiliki jajanan Gethuk. Gethuk asli dari Bojonegoro dibuat dari singkong yang diberi warna kuning atau putih, kemudian disajikan dengan taburan parutan kelapa. Gethuk yang terkenal di Bojonegoro adalah gethuk lindri.

Salak Wedi

Buah khas Bojonegoro ini agak berbeda dengan buah salak di daerah lain, karena rasa manisnya sedikit berpasir. Kamu bisa mampir ke Sentra Penghasil Salak Desa Wedi, Bojonegoro. Rasa manis yang sedikit berpasir inilah yang membuat buah salak ini dijuluki salak wedi atau salak pasir. Soal harga, jangan takut mahal karena anda bisa membelinya langsung dari petani salak yang ada di Desa Wedi sebagai sentra penghasil buah salak wedi ini.

Blimbing Ngringinrejo

Buah khas Bojonegoro ini memiliki rasa yang manis dan segar. Aroma dan bentuknya pun sangat menarik. Blimbing Ngringinrejo banyak dihasilkan di daerah Desa Ngringinrejo yang masuk dalam Kecamatan Kalitidu. Kamu bisa datang langsung ke sentra penghasil buah ini di Desa Ngringinrejo untuk mendapatkan buah yang maasih segar. Selain itu, anda juga bisa memetik langsung buah blimbing ini dari pohonnya jika sedang musim berbuah agar lebih greget dalam memakannya.

Putu

Jajanan putu adalah jenis cemilan yang dijual pada sore atau malam hari. Putu memang lebih nampol jika disajikan dan disantap  dalam keadaan masih hangat. Putu sendiri dibuat dari tepung beras yang memiliki butiran kasar dengan dicampur gula jawa serta parutan kelapa. Parutan kelapa ini ditaburkan di atas kue putu yang sudah matang dan siap untuk disantap. Kemudian kue putu dikukus di sebuah cetakan yang terbuat dari bambu yang sudah dipotong kecil dan dilubangi. Unik bukan?

Klepon

Klepon termasuk jajanan khas Bojonegoro yang bisa kita jumpai di pasar-pasar tradisonal. Dan biasanya dijual berdampingan dengan kue putu, makanya banyak orang bilang kalau makan klepon menjadi tidak lengkap jika tidak makan kue putu juga. Cara membuat klepon sebenarnya sama saja dengan kue putu, hanya saja terdapat perbedaan bentuk diantara dua jenis cemilan ini. Tekstur klepon berbentuk bulat dan didalamnya berisi gula merah cair, sedangkan kue putu berbentuk silinder.

Serabi

Serabi Bojonegoro juga termasuk makanan khas di Kota Angling Dharma. Makanan yang dibuat dengan cara tradisional dapat kita jumpai di pagi hari atau sore hari. Makanan yang dibuat dari bahan dasar beras dan campuran bahan bahan lainnya yang mudah didapat, serabi khas Bojonegoro sangat pas dinikmati dengan kopi atau teh hangat.

Ender-ender
Ender-ender Khas Bojonegoro
Ender-ender merupakan makanan khas Bojonegoro yang populer. Bentuknya sedikit lebar dengan cita rasa manis yang pas di lidah. Ender-ender saat ini sudah diolah dan dikemas dalam kemasan yang lebih modern sehingga bisa bersaing dengan makanan kekinian lainnya. Ender-ender berbahan baku ubi jalar pilihan cocok untuk dijadikan oleh-oleh khas Bojonegoro. Jajanan ender-ender memiliki variasi rasa 2 macam, yaitu rasa manis dan rasa gurih. Untuk ender-ender manis dikemas dalam kardus berwarna ungu dengan berat 250 gram per kardusnya. Rasa manisnya murni alami, tanpa ditambah dengan pemanis buatan apalagi bahan pengawet. Dan untuk ender-ender gurih dikemas dalam kardus yang berwarna hijau dengan berat yang sama.

Peyek Bayam

Makanan peyek bayam yang dibuat oleh UD DPR Putra pimpinan bapak Sutikno. Berawal dari UMKM, sekarang UD DPR Putra sudah berhasil mengolah sajian makanan ringan khas Bojonegoro yang dikenal oleh masyarkat luas. Peyek bayam berbahan dasar daun bayam yang dikeringkan kemudian dicampur dengan tepung serta bumbu untuk kemudian digoreng menggunakan minyak panas. UD DPR Putra juga mempunyai olahan makanan ringan lainnya yang tak kalah nikmat, seperti peyek kacang, peyek beluntas, balung kuwuk, kerik pisang, dan juga varian bakery. Peyek bayam ini dapat kamu temukan di toko oleh-oleh yang ada di sekitar Kota Bojonegoro, tentunya dengan harga yang cukup terjangkau.

Dadar Jagung

Dadar jagung dibuat dari campuran buah jagung, telur, tepung tapioka, dan bumbu-bumbu seperti daun bawang, cabai, bawang merah, bawang putih, ketumbar, kencur, garam, gula, dan sedikit penyedap rasa. Cara membuat dadar jagung khas Bojonegoro cukup mudah. Pertama serut jagung terlebih dulu kemudian ditumbuk hingga cukup halus. Tumbukan jagung sisihkan terlebih dulu lalu haluskan semua bahan bumbu, campur dengan tepung tapioka, daun bawang, dan juga jagung yang telah ditumbuk. Kemudian aduk hingga rata dan bentuk menjadi bulatan kecil memakai sendok. Goreng dengan api sedang dan dadar jagung khas Bojonegoro yang nikmat siap untuk disajikan.

Nasi Flambe
Nasi Flambe
Nasi flambe dibuat dengan isian nasi campur yang terdiri dari nasi putih hangat, ayam suwir, telur orak arik, udang goreng, dan juga sambal terasi. Sambal terasi dalam nasi flambe ini sangat pedas, sangat cocok dipadukan dengan lauk pauk dan untuk jadi menu andalan saat makan siang. Kamu bisa mnencicipi nasi flambé di warung Dumi Express yang terletak di Jalan Rajawali, Kelurahan Karang Pacar, dekat SMPN 5 Bojonegoro. Harganya pun cukup terjangkau dan tentunya bisa membuat perut menjadi kenyang. Terletak di Kelurahan Perak, Bojonegoro tepatnya sebelah utara bundaran Jetak.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel