Heboh Kasus Ikan Asin! Ternyata Banyak Manfaat untuk Kesehatan Kita

Kulinerasik.com - Kalian mungkin sudah tak asing lagi dengan istilah ikan asin? Selain sebagai makanan yang cukup populer di masyarakat Indonesia, nama ikan asin saat ini selalu dikaitkan dengan 2 artis yang sedang berseteru, bahkan kasusnya sampai ke pengadilan. Ikan olahan khas Indonesia ini memang sangat mudah di dapatkan. Selain rasanya yang asin dan gurih, makanan ini juga relatif terjangkau harganya.
Manfaat Ikan Asin untuk Kesehatan
Ikan asin sendiri adalah bahan makanan yang terbuat dari daging ikan yang diawetkan dengan menambahkan garam yang banyak. Dengan cara pengawetan ini daging ikan yang biasanya membusuk dalam waktu singkat dapat disimpan untuk jangka waktu hingga berbulan-bulan. Selain itu daging ikan yang diasinkan akan bertahan lebih lama dan terhindar dari kerusakan fisik akibat lalat dan beberapa jasad renik perusak lainnya.

Banyak aneka jenis ikan yang bisa di asinkan, baik ikan darat maupun ikan laut. Ikan-ikan ini dikumpulkan dalam satu wadah lalu ditaburi atau direndam dalam larutan garam pekat. Biasanya ikan-ikan yang besar dibelah atau dipotong-potong lebih dulu agar garam mudah meresap ke dalam daging.

Konsentrasi garam yang tinggi dan menyusutnya cairan sel akan menghentikan proses autolisis dan menghambat pertumbuhan bakteri dalam daging ikan. Kemudian ikan-ikan ini dijemur, direbus atau difermentasi untuk meningkatkan keawetannya.

Ternyata Ikan Asin juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kita. Simak yuk ulasannya!

1. Menjaga Kesehatan Mata

Manfaat dari ikan asin adalah baik untuk ketahanan dan kekebalan tubuh karena terdapat kandungan vitamin A yang tinggi di dalamnya. kamu. Manfaat vitamin A ini sangat bermanfaat bagi kesehatan mata, seperti, mencegah katarak, mata minus dan plus.

2. Mencegah Anemia

Kandungan zat besi dalam ikan asin juga sangat bermanfaat dalam tubuh, untuk mencegah terjadinya anemia, gejala kekurangan darah. Kandungan zat besi dalam ikan asin akan membantu tubuh dalam memproduksi sel darah dan mencegah anemia. Beberapa gejala anemia seperti, mudah merasa lelah, sering merasa pusing dan sakit kepala, seringkali tidak fokus melakukan aktivitas dan memiliki risiko tinggi terhadap beberapa penyakit.

3. Untuk Kesehatan Gigi dan Tulang

Fakta menunjukkan bahwa ikan asin kering yang berjumlah 100 gram memiliki 300 mg fosfor dan kadar kalsium 200 mg. Fosfor dan kalsium sendiri bermanfaat bagi kesehatan tulang dan gigi. Selain itu dapat meningkatkan tinggi selama pertumbuhan, mencegah osteoporosis, mencegah kelainan tulang dan memperkuat struktur tulang.

4. Mempercepat Penyembuhan Luka

Banyak yang belum tahu ternyata ikan asin dapat membantu tubuh dalam mempercepat penyembuhan luka. Kandungan zat besi yang tinggi berperan dalam penyembuhan luka, yaitu sekitar 3 mg per 100 gram ikan asin.

5. Sebagai Sistem Kekebalan Tubuh

Ikan yang sering dicampur dengan sambal ini mampu menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Karena terdapat kandungan manfaat protein dalam ikan asin

6. Sumber Energi untuk Tubuh

Kandungan 100 gram ikan asin kering mampu memberikan energi bagi tubuh sebanyak 193 kkal. Hal ini dapat membantu memenuhi kebutuhan energi tubuh dalam satu hari. Apalagi jika dikombinasikan dengan bahan makanan lain yang memiliki nilai gizi tinggi.

7. Mencegah Penyakit Jantung

Kandungan omega 3 yang tinggi terdapat dalam ikan asin, dan kandungan kolesterol baik yang tinggi. Berfungsi untuk mencegah penyakit jantung dan beberapa masalah jantung.

8. Menjaga Kulit Tetap Sehat

Kandungan mineral yang sangat baik untuk kesehatan kulit. Jenis kandungan ikan asin yang baik untuk manfaat kesehatan kulit, seperti vitamin E, selenium, omega 3 dan asam lemak esensial.

9. Mencegah Resiko Kanker Kulit

Vitamin E yang terdapat dalam ikan asin juga dapat melindungi dari paparan sinar ultraviolet. Bahkan dapat mengurangi, dan mencegah terjadinya kanker kulit yang disebabkan oleh paparan radiasi ultra violet.

Namun selain memberikan manfaat untuk kesehatan, ikan asin juga dapat meningkatkan risiko penyakit jika dikonsumsi secara berlebihan dan tidak tepat. Garam memang dibutuhkan untuk tubuh agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Namun, konsumsi garam yang berlebihan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. Pasalnya organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO), menganjurkan untuk tidak mengonsumsi garam melebihi 5 gr setiap harinya.

Pada proses pengawetan ikan asin menggunakan garam di atas ketentuan. Meski kadar garam yang dibutuhkan berbeda-beda sesuai cara pengawetannya, untuk ikan asin yang diolah dalam kemasan, biasanya membutuhkan sekitar 30 kg garam per 100 kg ikan.

Jika kalian termasuk penggemar ikan asin, sebaiknya kurangi dan batasi konsumsi ikan asin. Karena resiko berbagai penyakit dan risiko tekanan darah tinggi hingga sakit jantung bisa meningkat. Untuk mengkonsumsi ikan sebaiknya dengan cara dikukus dan direbus jika ingin merasakan manfaatnya untuk kesehatan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel