Minuman Segar dan Dingin Khas Indonesia Ini Cocok Banget Diminum Saat Cuaca Panas


Kulinerasik.com - Di sebagian Kota di Indonesia sudah memasuki musim kemarau yang panasnya bikin cetar membahana. Cuaca panas bikin gerah, dan biasanya membuat kita jadi cepat capek dan cepat emosi, akhirnya aktivitas menjadi terganggu.

Indonesia sendiri adalah negara tropis, apalagi jika sudah memasuki musim kemarau terasa cuaca akan sangat panas banget. Namun, dari jaman dulu nenek moyang membuat berbagai minuman segar untuk menghilangkan rasa panas dan bisa membuat tubuh merasa segar kembali. Orang jaman dulu memanfaatkan berbagai macam sumber daya alam di Indonesia, sehingga terciptalah minuman segar dan enak diminum saat cuaca sedang panas. Simak yuk! minuman segar khas Indonesia yang diminum saat cuaca panas.

1. Es Cincau 
Es Cincau yang Segar
Agar-agar dari rendaman dedaunan tertentu ini banyak mengandug karbohidrat yang mengikat banyak molekul air. Terasa menyegarkan tenggorokan sekaligus mengenyangkan. Secara tradisional banyak yang memanfaatkan cincau hitam ini untuk mengobati batuk dan tekanan darah tinggi. Cincau hitam juga berkhasiat mengatasi masalah pencernaan dan perut kembung. Minuman cincau ini pun dipercaya membantu untuk mereka yang tengah menjalani program diet.

2. Es Cendol
Es Cendol Segar
Siapa yang tidak kenal es yang satu ini? Es cendol adalah salah satu minuman segar khas indonesa yang terbuat dari tepung beras yang disajikan dengan air santan dan gula merah cair. Es cendol juga disajikan dengan parutan es. Minuman ini termasuk salah satu minuman segar khas Indonesia yang sangat populer, jadi mudah ditemukan hampir dimana saja.

3. Es Kolak
Es Kolak yang Segar Saat Cuaca Panas
Es kolak adalah minuman segara khas Nusantara yang memiliki banyak varian. Karena buah yang di pakai dapat diganti sesuai selera. Ada kolak pisang, nangka, ubi jalar, labu, apel, bahkan durian. Akan tetapi kolak yang paling terkenal, dan umum di masak oleh ibu- ibu adalah kolak pisang dan kolak nangka. Kolak terbuat dari buah, yang disajikan dengan santan dan gula aren. Kolak harus direbus dalam proses pembuatannya, kolak juga enak disajikan dalam keadaan hangat, akan tetapi lebih nikmat jika diminum dalam keadaan dingin.

4. Es Dawet

Es dawet dapat di temukan hampir di seluruh Indonesia. Es dawet sendiri terbagi menjadi dua, yautu dawet ayu asal Banjarnegara dan es dawet asal Jepara. Bedanya adalah, es dawet ayu memakai tepung beras dan tepung ketan. Sedangkan es dawet hanya memakai tepung beras. Es dawet biasa disajikan dengan gula merah cair, atau juga dapat di tambah nangka, sehingga terasa lebih nikmat.

5. Es Oyen

Minuman ini berasal dari Bandung, es oyen sering dipakai sebagai menu untuk berbuka puasa, karena rasanya yang segar. Es oyen terbuat dari kumpulan buah- buahan, yang di campur dengan pacar cina, es, dan susu kental manis. Buah- buahan yang dipakai biasanya alpukat, nangka, melon, dan semangka. Es oyen biasanya di tambah dengan jeruk manis, kolang kaling, serta durian untuk menambah kesegarannya.

6. Es Timun

Es timun adalah minuman khas Aceh, minuman yang terbuat dari parutan timun yang disajikan dengan lemon dan gula. Es timun terasa sangat segar, karena timun yang ada di dalamnya. Timun yang di parut, memberikan kesegaran, karena timun mengandung air yang sangat tinggi. Ditambah perasan jeruk lemon, gula, dan sedikit es. Biasanya memakai es parut, sehingga mudah untuk dinikmati.

7. Es Teller

Es teller adalah es yang berisi macam- macam. Es teller juga mudah ditemukan hampir di seluruh indonesia. Es teler adalah es yang berisi alpokat, nangka, mutiara, agar- agar, yang di campur dengan sirup, susu, dan es parut. Es teller juga biasanya di tambahkan potongan kecil roti. Rasanya sangat segar, karena terdapat buah- buahan di dalamnya. Selain itu, es ini juga mudah ditemukan.

8. Lahang

Lahang adalah minuman yang terbuat dari sadapan dari nira pohon aren. Rasanya sangat manis karena berasal dari pohon aren, tanpa perlu tambahan gula. Lahang juga memiliki khasiat karena memiliki kemampuan mengembalikan ion tubuh yang hilang. Sehingga lahang adalah minuman isotonik yang alami. Lahang sangat segar diminum dalam kondisi dingin, apalagi jika diminum langsung setelah di ambil dari pohonnya.

9. Selendang Mayang

Minuman ini adalah minuman khas betawi, minuman segar yang terbuat dari sagu aren dan di bentuk seperti agar- agar dengan warna yang bermacam- macam. Namun, kini di Betawi sendiri, minuman selendang mayang semakin jarang ditemukan. Selendang mayang lebih segar di sajikan dengan air santan dan gula jawa yang dicairkan. Lalu ditambah dengan es yang telah diserut, es ini sendiri masih dapat dijumpai di daerah Glodok. Meski jarang ditemukan, es selendang mayang, masih menjadi minuman idola sebagai penyegar dikala cuaca panas di Jakarta.

10. Limun Sarsaparilla

Limun Sarsaparilla adalah minuman khas kaum ningrat yang berasal dari Jogja. Pasalnya harga Limun Sarsaparilla yang tidak murah, hanya kaum berada dan memiliki uang lebih yang dapat menikmati minuman ini di Jogja pada jaman dahulu. Limun Sarsaparilla adalah minuman berkarborasi, sehingga saat di minum serasa sedang meminum air soda. Selain itu, bau mint yang di hadirkan oleh minuman ini, membuat minuman ini mampu melegakan tenggorokan dan hidung. Limun Sarsaparilla kini dapat disantap oleh semua orang, karena menjadi salah satu oleh- oleh khas Yogyakarta.

11. Es Doger

Es doger adalah salah satu jenis es yang biasa hadir menjadi salah satu menu di acara- acara hajatan yang ada di indonesia, terutama di wilayah betawi. Es ini terbuat dari doger, yang dicampur air santan. Pada perkembangan jaman, es doger mulai mengalami penambahan, dengan ditambahkannya alpukat, pacar cina, hingga ketan hitam, sehingga rasa es doger semakin enak. Es doger biasa disajikan dengan es serut, membuatnya menjadi minuman segar yang cocok di musim kemarau.

Meskipun banyak sekali minuman segar yang kekinian saat ini, namun gak ada salahnya kita melestarikan minuman khas Indonesia dengan membelinya. Agar tidak punah! Selamat Menikmati.


Kalau didaerah kamu apa minuman khasnya sobat?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel