Mengenang Masa Jaya Teh Sariwangi, Teh Kebanggaan Indonesia

Kulinerasik.com - Sariwangi adalah merek teh lokal asli Indonesia yang sudah diperkenalkan dan diperdagangkan pada tahun 1973. Kelebihan dari produk celup ini diyakini lebih modern dan praktis dipasaran jika dibandingkan teh tubruk. Sejarah dimulainya teh Sariwangi adalah pada tahun 1962 ketika mulai didirikan oleh Johan Alexander Supit. Sang pendiri bersama perusahannya membuat inovasi teh dalam kantong yang populer dengan sebutan teh celup.
Mengenang Masa Jaya Teh Sariwangi, Teh Kebanggaan Indones
Sejak kemunculannya, Teh Sariwangi semakin berkembang menjadi salah satu merk teh favorit disemua kalangan masyarakat Indonesia. Ide awal dari teh kemasan kantong ini dipelopori oleh Thomas Sullivan, seorang pedagang teh dan kopi dari New York. Ia mengirim sample teh dalam kantong sutera kecil pada setiap pelanggannya. Teh dalam kantong inilah yang menjadi cikal bakal sejarahnya teh Sariwangi. Para penikmat teh awalnya menganggap kemasan ini sama saja dengan teh lainnya yang dimasukkan dalam saringan metal, lalu mereka langsung melemparkan begitu saja kemasan tersebut ke dalam air panas. Kemudian mereka sadar bahwa ternyata kemasan tersebut cukup praktis untuk menyeduh teh secara langsung. Hingga akhirnya teh celup menjadi populer dan akhirnya mulai dipasarkan secara komersial pada tahun 1904, dan dengan cepat popularitasnya menyebar ke seluruh penjuru dunia. Bahkan dulu penjualan teh celup ini pernah mencapai angka 46 ribu ton per tahunnya.

Setelah mengalami masa kejayaan yang berjalan hampir 56 tahun, akhirnya PT. Sariwangi Agricultural Estate Agency harus menerima kenyataan pahit. Sejak tahun 2015, PT Sariwangi bersama perusahaan mitranya PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung mengalami kesulitan. Dua perusahaan ini terlilit hutang yang jumlahnya sangat besar, PT Sariwangi dengan tagihan Rp 1,05 triliun dan Indorub dengan tagihan Rp 35,71 miliar.

Kemudian bagaimana nasib penikmat teh celup Sariwangi? Jangan khawatir karena penikmat teh celup sariwangi masih dapat menikmati seduhan hangat teh dalam kantung ini. Pihak Unilever menyatakan masih terus memproduksi dan memasarkan teh celup dengan merek ini.

Click to comment