Gudeg, Rasa Manis yang Menjadi Idola di Yogyakarta


Kulinerasik.com - Gudeg, barangkali kalau anda ke Yogya aneh rasanya kalau tidak mencicipi masakan yang namanya gudeg. Masakan dengan rasa manis dengan bahan baku berupa Nangka Muda semakin menjadi tema dan cirri khas masakan Yogya. Tidak heran jika setiap warung makan di Yogya apalagi yang berada disekitaran Malioboro dengan lesehannya pasti mengandalkan menu ini.
Nangka muda atau di Yogya sering disebut Gori dimasak dengan santan bumbu dalam beberapa jam hingga dicapai kematangan dan rasa manis tentunya. Pendukung dari masakan ini ada beberapa macam, seperti telur pindang , tahu, tempe atau ayam yang dimasak pakai santan atau disebut areh. Dan yang tidak ketinggalan untuk yang suka rasa pedas yakni sambal goreng dengan krecek atau kulit sapi.
Gudeg, Rasa Manis yang Menjadi Idola di Yogyakarta
Gudeg secara penyajian dan memasaknya dibedakan menjadi dua macam, yakni gudeg kering dan basah. Gudeg basah yakni penyajiannya dengan kuah santan dan memasaknya masih menyisakan kuah. Sedangkan gudeg kering pada saat memasak perebusan lebih lama sehingga kuahnya sampai kering dan warnanya lebih coklat. Gudeg ini lebih tahan lama disimpan, dan biasanya sering dipakai sebagai oleh-oleh bila berkunjung ke Yogya. Biasanya tempat kemasannya berupa besek, atau kotak terbuat dari anyaman bambu namun ada juga yang berupa kendil (semacam periuk kecil dari tanah liat).

Kuliner gudeg ini dapat kita jumpai diseluruh pelosok kota yogakarta dan yang menjadi Sentra Gudeg ini terdapat di daerah Barek, Jl. Kaliurang Km. 4,5 sebelah utara selokan Mataram atau didaerah Wijilan, sebelah timur dari alun-alun keraton Yogyakarta sebelah selatan Plengkung Wijilan.
Untuk menikmati Gudeg Jogja anda tidak usah khawatir dengan waktu, karena penjual gudeg ini dari pagi hingga tengah malam pun masih dapat kita jumpai. Pagi hari untuk sarapan pagi kita bisa mendapatkan pada penjual di pasr-pasar tradisional ataupun dikawasan Barek, sepanjang jalan dapat kita temui hingga sekitar jam 8-9 pagi, kalaupun sudah terlampau siang ataupun menhendaki makan siang dengan menu ini dapat di beberapa warung yang dibuka disekitar Barek juga di Wijilan ini rata rata sampai malam. Dan apabila anda ingi menikmati sajian makan malam sembari mengirup udara malam jogja bisa mendapatkan dibeberapa lesehan di sepanjang maliobro ataupun di Jl. Adisucipto .

Silahkan menikmati menu dengan rasa manis yang bisa membuat kenangan yang manis pula terhadap kunjungan anda di Yogyakarta. Adapun harga rata-rata menu ini mulai Rp. 7.000 sampai dengan Rp. 35.000 tergantung lauk yang diminta bisa telur, ayam, tahu tempe. Sedangkan satu besek atau kendil jikalau anda menginginkan untuk oleh-oleh bisa anda dapatkan dengan harga pada kisaran Rp. 50.000 sampai dengan Rp. 200.000.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel