Bakso Murah dan Enak Ini Jadi Idola, Mulai dari Harga 25 Perak Hingga Rp 3000

Kulinerasik.com - Lapak bakso ini sudah ada sejak belasan tahun yang lalu, warung bakso dan mie ayam milik Fuadah ini tiap harinya selalu laris manis. Pasalnya, harga yang murah menjadi daya tarik pembeli datang. Tak hanya murah, bakso dan mie ayam ini tak kalah lezatnya dengan bakso mie ayam yang harganya lebih mahal.
Bakso Murah dan Enak Ini Jadi Idola, Mulai dari Harga 25 Perak Hingga Rp. 3.000
Lapak yang berada di luar pagar Pondok Pesantren Attanwir Desa Talun, Kecamatan Sumberejo ini buka setiap hari mulai pukul 8.00 wib hingga habis. Dulu awal berdirinya lapak bakso ini didirikan oleh orang tua Fuadah. Namun hingga saat ini dilanjutkan oleh anak dan menantunya, yang kadang juga ikut membantu berjualan. Suaminya setiap pagi selalu mengantarkan gerobak dari rumah di Desa Sumber, Kecamatan Sumberejo ke lokasi berjualan di Desa Talun.

Saat pertama kali berjualan, bakso ini dijual seharga 25 perak, dan berkembang hingga sekarang. Saat ini selain berjualan bakso, juga tersedia menu mie ayam. Pada awal tahun 2017 harga bakso dan mie ayam menjadi Rp. 3.000.

Disinggung mengenai harga bakso dan mie ayamnya yang murah, menurutnya karena menyesuaikan dengan kantong para pelajar. Sebab, di sini kebanyakan pembelinya anak sekolah. "Meskipun baksonya campuran daging sapi dan daging ayam, saya berusaha memberikan kualitas terbaik untuk pembeli," pungkas Fuadah.

Tiap harinya dengan bermodal Rp. 200.000 lapak bakso dan mie ayam ini bisa mendapatkan laba bersih sekitar Rp. 150.000. Dengan menggunakan 1 kilogram daging, campuran antara daging sapi dan daging ayam.

Selain harganya yang murah, kualitas dari rasa bakso dan mie ayam ini juga menjadi pembeda. Terbukti lapak ini bertahan sampai sekarang.

Sumber: blokBojonegoro.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel